Setangguh apapun perahu diciptakan, ia takkan berdaya bila hanya tertambat di dermaga. (Kamu adalah perahu itu). Kesejatian perahu adalah mengarungi samudra, menembus badai dan mendarat di pantai harapan. (Dermaga adalah masa lalu, sedangkan tali penambat itu adalah ketakutan dan penyesalan). Jangan sia-siakan seluruh kekuatan yang ada pada diri kamu.
Jangan biarkan masa lalu menambat kamu di situ. Lepaskan diri kamu dari beban ketakutan dan penyesalan. Menjauhlah. Berlayarlah. Berkaryalah.
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang.....Yang memisahkan kamu dengan keberhasilan adalah masalah dan tantangan..... Di situlah tanda kesejatian teruji. Hakikat perahu adalah untuk berlayar menembus segala rintangan..... Hakikat diri kamu adalah untuk berkarya menemukan kebahagiaan.
stay tune on http://bacaan-online.blogspot.com/
Widget by Still wish blog


Comments :
0 Comments to “Berlayar Menembus Badai”
Posting Komentar