Kebutuhan dan keinginan untuk memiliki sebuah PC sering timbul juga di dalam lapisan masyarakat yang memiliki sedikit persiapan budget untuk di anggarkan membeli seperangkat PC, maka hal ini sering membawa masyarakat untuk memilih dan membeli sebuah PC bekas dengan harga yang relative lebih murah dibandingkan sebuah PC yang baru. TetaPi.. ketidaktahuan dan kurangnya informasi pada masyarakat tentang hardware dan performance sebuah PC sering di manfaatkan oleh pedagang-pedagang komputer bekas untuk meraih keuntungan yang besar. Alangkah meruginya masyarkat membeli sebuah spek PC bekas dengan harga yang sebenarnya sama dengan membeli sebuah PC baru dengan spek yang sama dengan sebuah PC bekas tersebut. Dan ditambah lagi dengan tidak adanya garansi terhadap setiap hardware - hardware nya yang mungkin tidak menjamin umur sebuah PC bekas tersebut sampai satu tahun sudah sering mengalami kerusakan-kerusakan yang harus mengeluarkan budget lagi untuk mengganti atau memperbaiki peralatan yang rusak.
Penulis pernah membaca sebuah iklan computer sebagai berikut ;
“ Dijual cepat BU computer Pentium IV, monitor 17”, RAM 256 Mb, Hdd 40Gb,bisa nonton DVD, MP3 dan main games, harga…..hub……”.
Bisanya masyarkat hanya tertarik dengan kemampuan PC tersebut untuk bisa nonton DVD, mendengarkan lagu-lagu MP3 dan bermain game saja tanpa mengetahui spek & merk hardware yang digunakan pada jenis PC tersebut. Padahal untuk kelas performance PC jenis Intel Celeron pun dengan harga yang relative murah sudah bisa memenuhi keinginan masyarakat untuk melakukan aktivitas menonton DVD, mendengarkan lagu-lagu MP3 dan bermain games standart. Tetapi masyarkat sering tertipu dengan membeli jenis PC yang ditawarkan pada iklan tersebut yang mempunyai kelas performance Intel Celeron dengan harga yang sama apabila membeli jenis PC baru dengan performance yang sama. Untuk itu Penulis pada bab ini akan memberikan beberapa tip dan cara untuk memilih dan membeli sebuah PC bekas agar tidak mudah tertipu oleh pedagang-pedagang PC bekas yang nakal, yaitu;
**Membandingkan budget dengan harga sebuah PC yang baru**
Sebelum membeli sebuah PC bekas sebaiknya pengguna komputer menanyakan terlebih dahulu harga spek item hardware PC yang di inginkan pada toko penjual PC baru. Apabila untuk membeli spek PC baru yang di inginkan harus menambah sedikit ektra budget dibandingkan dengan membeli PC bekas, maka sebaiknya rela menambah sedikit budget untuk memperoleh spek PC baru yang jelas kualitas dan garansinya.
1. Membuat List Item Hardware yang Dibutuhkan
Hal ini sama dengan cara saat ingin membeli sebuah PC baru yang harus membuat list terhadap setiap item hardware yang di inginkan, tetapi pada sebuah PC bekas tidak bisa menentukan merk dan kapasitas yang di inginkan, melainkan harus lebih fleksibel dan menyesuaikan dengan merk serta kapasitas yang sudah ada pada PC bekas tersebut. Misalnya ingin membeli PC Intel Pentium IV 3.0 GHz dengan RAM 512 Mb dan Harddik 100 Gb, tetapi yang tersedia dalam PC bekas Intel Pentium IV 3.0 GHz dengan RAM 256 Mb dan Harddisk 80 Gb. Jika toko yang menjual PC bekas tersebut mempunyai stock untuk RAM 512 Mb dan Harddisk 100 Gb tidak akan ada masalah untuk menggantinya tetapi bila toko tersebut tidak memiliki stock barang maka pembeli PC harus terima kondisi hardware yang tersedia tersebut.
2. Mengecek Spesifikasi Item Hardware
Apabila sudah tertarik dengan PC yang ditawarkan, maka langkah selanjutnya adalah mengecek kelengkapan setiap item yang telah di tawarkan, seperti monitor, chasing yang lengkap didalamnya berisi item hardware yang sesuai dengan list penawaran dan keyboard + mouse nya. Apabila pada PC sudah ada OS Windows terpasang, maka bisa dilihat di system properties dan semua kelengkapan hardware di device manager.
3. Cek Kebenaran Clock Speed PC yang ditawarkan
Untuk menghindari kecurangan dan penipuan yang terkadang dilakukan oleh penjual PC bekas terhadap Clock Speed sebuah PC dengan cara overclocking, maka pembeli harus mengecek kebenaran Clock Speed dari sebuah PC bekas tersebut dengan langkah pilihan sebagai berkut;
· Menyesuaikan nilai clock speed yang ditawarkan dan misalkan PC tersebut Intel Pentium IV 3.0 GHz.
· Lakukan booting pada PC atau hidupkan PC sambil menekan tombol “Del ” pada Keyboard untuk membuka BIOS Setup PC.
· Akan muncul beberapa menu pilihan pada BIOS setup dan pilih menu “Load Fail-Safe Default” ataupun yang sejenis yang digunakan untuk men-setting sysytem BIOS pada standart setup default yang digunakan pada motherboard yang terpasang.
· Langkah selanjutnya pilih menu “Save and Exit Setup” Untuk menyimpan setiap perubahan yang terjadi pada konfigurasi BIOS setup.
· Atau untuk lebih menyakinkan lagi kebenaran dari CPU clock maka sebaiknya melakukan cara Clear CMOS/BIOS, dengan mencabut baterai CMOS yang ada pada motherboard lalu pasang kembali pada tempatnya.
· PC akan melakukan Booting atau restart ulang, dan tolong diperhatikan saat PC booting apakah benar terbaca dan keluar tulisan “CPU = Intel ( R ) Pentium ( R ) Processor 3.0 GHz”, dan apabila benar sesuai dengan penawarannya maka sudah terbukti spesifikasi clock speed nya.
4. Pengecekan Kualitas pada setiap Hardware
Sebelum memastikan untuk membayar PC bekas yang sudah dipilih, sebaiknya dilakukan pengetesan pada masing-masing item hardware yang ada di dalam chasing (seperti motherboard, prosesor, memory, dll), monitor dan keyboard+mouse nya agar pembeli tidak merasa seakan membeli “kucing di dalam karung” dengan cara melakukan tes sebagai berikut;
· Motherboard ;
· Pastikan saat booting PC membaca dan tertulis merk serta type motherboard sesuai dengan yang ditawarkan.
· Pada saat booting tekan tombol “Del” untuk masuk ke menu BIOS Setup dan pilih “Standart CMOS Setup” dan pastikan setting tanggal dan jam sesuai dengan saat PC itu dinyalakan, kemudian cek dan pastikan harddisk serta CD Room terbaca dan tertulis sesuai merk yang ditawarkan. Ini buat menandakan bahwa fungsi ROM dan baterai CMOS pada motherboard berfungsi dengan baik.
· Processor
· Pastikan saat booting PC membaca CPU Clock sesuai dengan nilai processor yang ditawarkan.
· Sebuah PC tidak akan hidup saat booting apabila terjadi masalah atau kerusakan pada processor. Jadi apabila PC berjalan dengan normal maka dapat dikatakan processor dalam kondisi baik.
· Patikan HSF (Headsink Fan) yang menempel di atas processor berjalan dengan normal dan tidak mengeluarkan suara yang berisik.
· Memory Utama/RAM
· Pastikan saat PC awal booting membaca posting test memory sesuai dengan kapasitas yang ditawarkan oleh penjual PC bekas. Misalnya yang ditawarakan jumlah memory nya 512 Mb, maka pastikan saat PC melakukan posting test tertera kapasitas memory sebesar 512 Mb juga.
· Apabila PC sudah ada sebuah OS seperti Windows yang bisa dijalankan, maka biarkan PC tersebut menjalankan OS sampai pada menu jendela Windows, lalu jalankan beberapa aplikasi yang ada pada Windows tersebut kurang lebih 10 menit dan apabila tidak terjadi hang atau blue screen (dumping) maka dapat dinyatakan bahwa memory utama dalam keadaan masih bagus.
· Harddisk
· Lakukan fungsi “Scandisk” dengan embooting PC menggunakan cd OS win98 dan jalankan perintah “d:\scandisk c:”. dan apabila proses scan berjalan dengan baik tanpa ada error atau tanda bad sector pada harddisk maka dapat dinyatakan bahwa harddisk masih dalam kondisi yang baik.
· Untuk lebih menyakinkan lagi maka dapat dilakukan dengan men-format harddisk tersebut dengan cara, botting PC dengan menggunakan cd OS Win98 dan jalankan perintah “d:\format c:”. apabila proses format berjalan dengan lancar dan kapasitas harddisk terbaca sesuai dengan kapasitas yang ditawarkan, maka dapat dikatakan bahwa harddisk dalam kondisi yang baik. Sebab biasaya harddisk apabila dalam kondisi bad sector selalu member tahukan tempat track yang terdapat bad saat format berlangsung.
· Display Adaptor atau GPU
· GPU dapat dilakukan tes saat PC sudah masuk dalam system OS yang ada seperti Windows, yaitu dengan cara “klik kalan mouse pada desktop dan pilih menu properties”, lalu pilih & klik menu setting yang ada di bagian atas tab menu display, dan klik menu Advanced lalu pilih & klik menu adaptor yang ada dibagian tab bagian atas display. Di menu adaptor ini akan di tampilkan type, merk dan kapasitas memory display adaptor yang dipakai oleh PC bekas tersebut.
· Untuk mengetes kualitas sebuah display adaptor adalah dengan mecoba menggunakan PC untuk program aplikasi pengolahan gambar dengan resolusi tinggi dan bermain game-game berbasis 3D yang beresolusi tinggi. Dan apabila gambar atau game tersebut grafiknya tidak patah-patah maka dapat dikatakan bahwa GPU dalam kondisi bagus.
· Sound card
Dapat di tes suaranya saat masuk system OS windows dan menjalankan aplikasi multimedia seperti winamp, jet audio, dll. Apabila di dukung dengan speaker aktif yang bagus maka akan menhasilkan suara yang bagus dan jernih.
· DVD Room dan CD Room
· Jalankan CD atau DVD keping bootable OS Win 98 atau XP yang bagus saat booting PC, dan apabila cd booting tersebut berjalan dan berfungsi dengan baik maka dapat dinyatakan DVD Room dan CD Room dalam kondisi yang bagus.
· Gunakan keping DVD atau CD film yang bagus untuk memutar movie dalam OS window dan apabila movie dapat berjalan dengan baik dan gambar tidak patah-patah maka dapat dinyatakan juga DVD dan CD Room sudah berfungsi dengan baik.
· Untuk mengetes kemampuan menulis sebuah CD Room atau DVD Room,maka gunakan salah satu aplikasi copy data CD atau DVD Room seperti Nero untuk mengcopy suatu data atau film ke dalam kepingan CD R atau DVD R. dan apabila CD atau DVD Room bisa menjalankan Copy data tersebut dengan baik, maka sudah lengkap fungsi dari CD Room dan DVD Room telah berjalan dengan baik.
· Keyboard
Gunakan aplikasi pengolahan kata seperti WordPad atau Microsoft Word untuk menampilkan setiap huruf yang di tekan dari tombol keyboard, dan apabila semua tombol yang di tekan tampak pada layar kerja aplikasi pengolahan kata tersebut maka dapat dinyatakan semua tombol keyboard sudah berfungsi dengan baik.
· Mouse
Apabila saat memasuki OS Windows kurser mouse dapat bergerak normal dan tidak loncat-loncat sendiri serta dapat digunakan meng-klik setiap aplikasi yang di inginkan, maka sudah membuktikan bahwa mouse telah berfungsi dengan baik.
· Chasing
o Pastikan bentuk dan kondisi chasing dalam keadaan yang masih bagus tanpa ada cacat fisik karena terkena benturan atau jatuh.
o Patikan tombol power dan reset berfungsi dengan baik serta lampu-lampu pada chasing menyala dengan normal.
o Pastikan juga di dalam chasing terdapat minimal 3 fan atau kipas yang terpasang dan masih berfungsi dengan baik tanpa mengeluarkan suara yang berisik.
o Pastikan power supply minimal menggunakan 350 Watt.
o Pastikan semua konektor power supply berfungsi baik dengan memasang pada device seperti harddisk atau CD Room dan berjalan dengan normal.
o Hindari penggunaan Fan power supply yang terlalu berisik, karena menandakan kalau fan tersebut sudah tidak berfungsi dengan baik.
· Monitor
o Perhatikan fasilitas yang disediakan oleh monitor, seperti : menu display (brightness, contrast, H-V position, pengaturan warna, dll), menu tambahan (degauss, self test, dll). Semakin komplit menunya akan semakin baik dan beruntung.
o Cek keadaan monitor dengan mengatur fungsi2 pada menu display-nya (usahakan yang masih baik). Juga warna dan tingkat kejelasan display gambar monitor (focus) pada setingan standart (belum dirubah-rubah). Usahakan memilih yang tingkat resolusinya tinggi. Juga perhatikan tabungnya harus bebas dari goresan atau lecet.
o Perhatikan kelengkapan assesorisnya, baik kabel2, tombol2 yg masih utuh, casing monitor yg masih bagus atau tidak kuning2, driver monitor (biasanya hanya merk2 terkenal saja yg menyediakan driver monitor, seperti GTC, Sony, Samsung, IBM, Dell, Viewsonic, dll).
o Pastikan pada saat masuk ke system OS Windows monitor menampilkan gambar yang bersih dan bagus tanpa ada garis-garis atau dominiasi warna-warna tertentu.
o Apabila semua kondisi di atas telah memenuhi syarat, maka dapat dinyatakan monitor dalam kondisi yang baik.
5. Meminta Jaminan Garansi pada setiap Item Hardware
Sebaiknya meminta toko atau perorangan dari penjual PC bekas untuk memberikan jaminan garansi sebulan apabila terjadi kerusakan atau apabila terjadi ketidak sesuaian terhadap setiap item hardware yang telah ditawarkan. Waktu sebulan ini cukup bagi pembeli PC bekas untuk melakukan tes pada setiap item hardware sesuai dengan cara-cara yang telah disebutkan di atas.
6. Meminta Jaminan Kemudahan dalam Menukar barang.
Pastikan toko atau perorangan tempat membeli PC bekas tersebut memberikan jaminan kemudahan untuk menukar atau mengembalikan budget apabila terjadi kerusakan atau ketidak sesuaian terhadap setiap item hardware minimal dalam jangka waktu 1 bulan.
stay tune on http://bacaan-online.blogspot.com/
Widget by Still wish blog


Comments :
0 Comments to “Tips Membeli Sebuah PC Bekas”
Posting Komentar